Home e-Warta Renungan Sepekan (read more…)

Renungan Sepekan (read more…)

by Alvin

KUSAMBUT HAL-HAL BARU DARI-MU!

Yesaya 43:19

Bulan sudah November, sebentar lagi kita melewati Natal dan menyambut tahun baru! Perayaan tahun baru menjadi highlight di setiap negara hingga sudut kota. Ada yang merayakannya di tengah semarak kembang api, ada pula yang cukup berdoa bersama keluarga. Apapun ceremony-nya, setiap orang pasti merasakan sesuatu, misalnya harapan sekaligus kegentaran memasuki tahun baru dan kelegaan ataupun kekecawaan meninggalkan tahun lama. Tiap tahun, momen yang sama terulang. Pernahkah sdr berpikir, apa maknanya?

Berjalan bersama Allah menapaki hari-hari sepanjang tahun hidup kita, akan ada selalu pertumbuhan yang terjadi. Kita tidak perlu menunggu pergantian tahun untuk mengalaminya. Setiap kali kita flash back terhadap perbuatan-perbuatan Allah di masa lampau, kita mendapatkan “pupuk” untuk menyuburkan “tanah” hati kita di masa ini. “Pupuk” disini berarti sesuatu yang kita pelajari tentang karya Allah di masa lampau. Kita mendengar tentang perbuatan-perbuatan Allah yang maha kuasa, tentang sifat-sifat Allah, dan rencana-Nya kepada umat yang dikasihi dan mengasihi-Nya.

Lalu bagaimana membiarkan “pupuk” itu bekerja? At least dengan 3 cara utama: kepekaan mengenali pimpinan Tuhan, kepercayaan penuh terhadap karya Tuhan dalam hidup kita saat ini, dan ketaatan pada Firman Tuhan. Sepasti matahari yang terbit setiap hari, pertumbuhan itupun akan terjadi dalam hidup kita. Kebahagiaan melihat “tunas-tunas” baru yang kemudian menghasilkan buah-buah yang menggembirakan dapat kita rayakan setiap hari!

Perenungan buat kita, apakah semarak pesta tahun baru, liburan, dan perayaan-perayaan lainnya menutupi perayaan yang seharusnya terjadi dalam diri kita? Adakah hal-hal baru yang kita nantikan bertumbuh dalam hidup kita? Sudahkah kita mengolah hati dan hidup kita bersama dengan Allah?

“Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh,

belumkah kamu mengetahuinya?

Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.”

Yesaya 43:19

by Ev. Ester Buntoro

Related Posts