Home e-Warta Renungan Sepekan (read more…)

Renungan Sepekan (read more…)

by Alvin

Understanding the Time

2 Petrus 1:3 (TB)

Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib.

Seorang teman saya mengatakan bahwa dirinya sulit sekali memahami konsep anugerah dalam kekristenan. Meskipun telah banyak belajar teologi, tetapi tidak serta merta hal itu menolongnya paham sampai ia mengalaminya kemudian. Mengalami keindahan relasi dengan Allah dalam kehidupan sehari-hari membuatnya memahami sedikit demi sedikit tentang Allah, anugerah, pengampunan, kekuatan, dan lainnya.

Saya setuju dengannya. Pengenalan akan Allah benar-benar dipengaruhi oleh pengalaman kita, oleh konsep yang ditanamkan orangtua, pengajar dan lingkungan kepada kita. Sayangnya, seringkali konsep itu tidak selaras dengan Firman Tuhan dan membuat kita sulit memahami Allah.

Saya bersyukur memiliki papa yang baik, yang memperhatikan dan mencukupi kebutuhan anak-anaknya. Hal ini membuat saya melihat Allah sebagai Bapa yang baik, yang pasti akan mencukupkan apa yang saya butuhkan. Papa di dunia tidak sempurna, dan itu membatasi pemahaman saya akan Allah jika saya hanya mendasarkannya pada pengalaman relasi saya dengan papa saya.

Pengenalan akan Allah akan lebih mendalam ketika saya, teman saya, dan kita semua membuka diri untuk mau berelasi dengan Allah, belajar Firman-Nya, dan melihat Allah bekerja dalam hidup kita dan orang lain. Pengalaman akan Allah akan membaharui cara pandang kita. Semakin kita mengalami Allah dan kebenaran-Nya, semakin kita mengenal dan melihatNya dengan lebih jelas. Oleh karena itu, berbagi pengalaman iman dengan sesama adalah indah dan menolong kita serta orang lain untuk melihat Allah lebih dalam dan luas.

Lepas dari berbagai konsep dan pengalaman kita dalam mengenal Allah selama ini, maukah kita terus membuka diri terhadap Allah sehingga kita melihat Ia dari pemahaman yang benar dan pengalaman yang otentik dari relasi kita dengan Allah?

Bagaimana kita sebagai orang percaya dapat menghadirkan Allah bagi sesama orang percaya dan kepada mereka yang belum percaya?

Tuhan Yesus Memberkati

By Ev. Ester Boentoro

Related Posts