Home e-Warta Renungan Sepekan (read more…)

Renungan Sepekan (read more…)

by Alvin

UNSTOPPABLE

“… yang terus-menerus memancar …” (Yohanes 4:14)

Saya teringat dengan sebuah kran air di rumah yang tiba-tiba rusak sehingga air terpancar tanpa ada halangan. Saya berusaha menutupi lubang kran itu namun tidak dapat menahan sepenuhnya air yang terpancar. Saya mengambil apapun untuk menyumbat, entah itu kain yang saya masukan ke dalam lubang kemudian ditutupi dengan plastik bahkan dengan plester yang banyak. Memang akhirnya air tidak keluar sederas semula namun tetap terlihat aliran air yang nampak di dinding akibat adanya celah dimana air bisa mengalir.

Kejadian di atas membawa saya masuk dalam sebuah perenungan percakapan antara perempuan Samaria dengan Tuhan. Yesus mengatakan, “Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.” (Yoh. 4:13-14)

Ketika saya berusaha menutup aliran air yang begitu deras, saya hanya membayangkan begitulah upaya yang Iblis akan lakukan bagi setiap kita yang telah menerima air kehidupan dari Tuhan. Iblis akan terus berupaya mati-matian hingga aliran air itu tidak dapat terpancar, namun sebenarnya Iblis tidak dapat menahan tekanan arus yang begitu besar yang terdapat dalam diri kita. Ia hanya dapat menghambat sumber mata air itu dengan setiap tipu muslihat yang dia coba sebarkan. Sayangnya ada anak-anak Tuhan yang terkena tipu muslihatnya meskipun kenyataannya adalah arus yang mengalir di dalam dirinya tidak akan pernah dapat dipadamkan.

Ketika lubang air itu seakan tersumbat maka yang perlu kita lakukan adalah meminta tuntunan dan pertolongan dari Roh Kudus sehingga kita dilepaskan dari ikatan-ikatan yang Iblis coba lakukan. Ketika Roh Kudus bekerjasama dengan penundukan diri kita maka mata air itu akan kembali terpancar dan tak akan ada yang dapat menghentikannya. Pancarkanlah tanpa terhambat!

Kita adalah unstoppable person karena kita bersama dengan unstoppable God.

Tuhan Yesus memberkati
By Ps. Redy Stevanus

Related Posts