IMMANUEL
Kita mungkin sudah sering mendengar atau bahkan mengucapkan kata ini Immanuel. Kata ini berasal dari Bahasa Ibrani yaitu אֵֽל (dibaca: Immanuel) yang artinya Allah menyertai kita. Dia adalah Allah yang akan selalu menyertai kita dalam segala kondisi dan keadaan. Firman Tuhan mengatakan demikian,
“Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau.” – Yesaya 43:2
“Janganlah takut, sebab Aku ini menyertai engkau, Aku akan mendatangkan anak cucumu dari timur, dan Aku akan menghimpun engkau dari barat.” – Yesaya 43:5
Dari ayat di atas kita dapat melihat janji yang Allah berikan kepada setiap kita orang percaya bahwa Dia akan menyertai kita dalam segala keadaan. Walaupun kita telah berdosa, tetapi Tuhan tetap mengasihi kita. Kasih yang dilandaskan bukan karena keadaan kita, tetapi karena Dia adalah Tuhan. Bahkan dia mengatakan bahwa kita semua adalah kepunyaan-Nya (ayat 1).
Tuhan telah menebus kita dan Dia juga berjanji akan menyertai kita selalu. Sebagai orang-orang tebusan atau orang yang telah diselamatkan oleh Allah, kita pun memiliki jaminan pemeliharaan dari pada-Nya. Pada saat kita takut menghadapi kehidupan ini, ingatlah selalu akan janji Tuhan:
“Jangan takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil, engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku.” – Yesaya 43:1
“Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu.” – Yesaya 43:4
Bahkan Allah mengatakan bahwa Dia memanggil kita dengan nama kita, artinya Dia sangat mengenal kita satu per satu. Kita semua berharga dimata-Nya. Dia memberikan anak-Nya yang tunggal yaitu Tuhan Yesus Kristus untuk menebus dosa setiap kita.
Perjalanan hidup kita pasti tidaklah selamanya akan berjalan dengan mulus. Seringkali kita diperhadapkan dengan begitu banyak tantangan dan rintangan yang berat. Keadaan seperti ini terkadang membuat kita menjadi bersungut-sungut bahkan putus asa, bahkan membuat kita kehilangan sukacita. Bahkan mungkin diantara kita pernah mengatakan bahwa sepertinya Tuhan tidak ada, sepertinya Tuhan tidak menyertai dan meninggalkan kita. Padahal, masalah maupun tantangan hidup bukanlah tanda tidak adanya pernyertaan Tuhan, tetapi justru melalui masalah yang Dia izinkan terjadi di dalam hidup kita kita akan melihat penyertaan Tuhan yang sempurna dan kesetiaan-Nya dinyatakan di dalam hidup kita.
Melalui ayat-ayat di atas kita perlu meyakini kembali bahwa kita ada hingga saat ini, semuanya karena kasih dan anugerah Tuhan. Inilah bukti penyertaan Tuhan yang sempurna, Dia tidak pernah meninggalkan kita. Jangan perah takut, jangan pernah ragu akan janji-Nya Tuhan. Sebab firman Tuhan di dalam Ibrani 13:5b mengatakan demikian,
“Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau, dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”
Immanuel!
Tuhan Yesus memberkati!