Home e-Warta Kita adalah utusan dan dutanya Allah
Kita adalah utusan dan dutanya Allah

Kita adalah utusan dan dutanya Allah

by Alvin

1 samuel 1:1-21

Kita adalah utusan dan dutanya Allah | Akhir-akhir ini, kita menyadari bahwa antusiasme umat Kristen untuk beribadah semakin bertumbuh. Rumah ibadah semakin dipenuhi oleh umat Tuhan, bahkan lebih dari itu. Semangat sukacita yang berkobar-kobar untuk melayani juga semakin nyata di akhir zaman. Namun, terlibat dalam pelayanan gerejawi (apapun jenisnya) belum dapat didefinisikan sebagai saksi Allah seutuhnya.

Memang benar, dengan pelayanan gerejawi kita juga sudah menjadi saksi Allah. Namun,  menjadi saksi Allah yang seutuhnya ialah lewat kesaksian hidup kita (perkataan dan perbuatan) yang menjadi berkat dan dapat dinikmati oleh orang-orang yang haus akan Tuhan.

Imam Eli memiliki 2 anak, yakni Hofni dan Pinehas yang secara hurufiah mereka terlibat aktif dalam pelayanan bait Allah. Namun, justru hukuman Allah terjadi ditengah-tengah pelayanan mereka yang hanya berhenti pada kasat mata lahiriah bukan batiniah.

Ini yang menyebabkan mereka melakukan pelanggaran yang tidak seharusnya seorang imam lakukan. Sebab mereka menjabat sebagai Imam hanya secara “jabatan” gerejawi dan tugas gerejawi, namun tidak secara utuh melihat bahwa pelayanan mereka menuntut kesaksian hidup yang seharusnya menjadi berkat dan berbau harum bagi Tuhan dan sesama.

Marilah kita, jangan terjebak dengan merasa diri puas sebagai pelayan atau aktivis gereja. Tapi, tindak-lanjutilah itu dengan pertanggung-jawaban kesaksian hidup yang menunjukkan bahwa kita adalah utusan dan dutaNya Allah.

Tuhan Yesus Memberkati

by Pdt. Ria Susanti

Untuk mendapatkan artikel dan informasi lainnya, silahkan klik di sini.

Related Posts